Stasiun Bumi BPISDKP

Mendukung Pemantauan Laut Indonesia Melalui Teknologi Satelit Radar

Stasiun Bumi BPISDKP merupakan fasilitas serta ikon utama milik Balai Pengelolaan Informasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (BPISDKP) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berfungsi menerima secara langsung data citra satelit radar (Synthetic Aperture Radar atau SAR). Melalui antena dan sistem ground station, data satelit diterima, kemudian diproses menjadi informasi geospasial untuk mendukung pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Stasiun bumi ini berperan dalam mendukung pemantauan wilayah laut Indonesia secara cepat dan luas, mulai dari deteksi aktivitas illegal fishing, pemantauan kondisi laut, hingga identifikasi kejadian seperti tumpahan minyak. Dengan kemampuan menerima dan mengolah data secara mandiri, BPISDKP dapat menyediakan informasi yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan di sektor kelautan dan perikanan.

BPISDKP mengelola data penginderaan jauh dari satelit RADARSAT milik MDA (Kanada) serta satelit COSMO-SkyMed generasi pertama dan kedua yang disediakan oleh e-GEOS (Italia). Citra radar yang dihasilkan mampu merekam kondisi permukaan laut tanpa dipengaruhi cuaca maupun pencahayaan, sehingga tetap efektif digunakan siang maupun malam.